Slider[Style1]

Style2

Style4

Style5

Menteri Sosial Khofifah 
PKH NTB-Kementerian Sosial Republik Indonesia memberikan Penghargaan kepada semua pelaksana PKH dalam acara PKH Appreciation Day. Acara yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial ini sebagai sebuah apresiasi bagi penyelenggara yang sudah berperan dalam mewujudkan terSelenggaranya Program PKH, Sinergitas menjadi hal yang sangat vital dalam pelaksanaan PKH.
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyampaikan jika semua bagus tetapi jumlah Pendamping tidak cukup, bukan hanya daerah remote tapi daerah-daerah lain yg bisa dijangkau pun tidak akan bisa dilayani secara maksimal. Oleh karena itu, Appreciation Day ini diharapkan dapat melahirkan role model pelaksanaan PKH pada masa yang akan datang.
Tak lupa, Khofifah pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh Pelaksana PKH termasuk para Pendamping PKH, “Ini semua tidak lepas dari kerja keras para teman - teman Pendamping PKH” ucapnya seraya diikuti riuh tepuk tangan para peserta dan undangan.
Apresiasi Tinggi Kepada Para Pendamping PKH Yang Gugur
Dengan dedikasi yang kuat para Pendamping PKH melaksanakan tugas laporan validasi di tengah-tengah hutan belantara, menyeberang sungai dan lautan. Ada yang gugur saat menjalankan tugas.
"Kepada ahli waris yang hadir, atas nama seluruh jajaran Kementerian Sosial kami turut berbelasungkawa dan mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada almarhum. Almarhum telah menjadi inspirasi bagi kita semua”, ucap Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat kepada para Pendamping PKH seluruh Indonesia yang diiringi suasana haru.
Menurut Harry, selama ini peran penting Pendamping sangat diperlukan sebagai frontliner atau garda terdepan akan suksesnya PKH.
Tak luput, Harry pun menginginkan agar para pemenang kedepannya dapat mengimplementasikan dan menjadi role model bagi para Pendamping lainnya. “Kami sangat mengapresiasi seluruh peserta atas apa yang telah dilakukan. Diantranya pasti bisa menjadi contoh atau model kedepannya,” ucapnya.
Menteri Sosial menyerahkan piagam penghargaan serta bantuan senilai Rp 10.000.000 ke masing-masing ahli waris kepada Pahlawan PKH dengan kategori Pendamping Inspirasi yang gugur saat bertugas yaitu alm. Endang Kasiati, alm. Dewi Indrayani dan alm. M Abdul Hadi.
Daftar Pemenang Nominasi NGO/KL adalah Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BTN, Bank BRI, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Keuangan, GIZ, Unicef, World Bank, dan PT. Telkom.
Pemenang Nominasi Kabupaten/Kota yang menyalurkan Bansos non - Tunai PKH terbaik adalah Kepala Dinas Bengkulu, Kepala Dinas Gresik, Kepala Dinas Maluku Tenggara.
Pemenang Nominasi Kabupaten/Kota dengan lokasi FDS terbaik adalah Kepala Dinas Kabupaten Kediri, Kepala Dinas Kabupaten Sleman, Kepala Dinas Kabupaten Banjar.
Pemenang Nominasi Kabupaten/Kota yang melakukan validasi terbaik adalah Kepala Dinas Kabupaten Kediri, Kepala Dinas Kabupaten Sintang, dan Kepala Dinas Kabupaten Lampung Tengah.
Pemenang Nominasi Pendamping terbaik di bidang pendidikan, kesehatan dan persiapan graduasi terbaik adalah Farida Masrurin bidang kesehatan, Agustin Hariani bidang pendidikan, Agus bidang Persiapan graduasi.
Pemenang Nominasi Dana sharing Tertinggi adalah Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi NTB,
Kabuoaten Halmahera Tengah, Kabupaten Mahakam Hulu dan Kota Mojokerto.
Pemenang Penghargaan Kesetiakawanan Sosial adalah Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran. Sumber Web Kemensos


About JEJAK PENDAMPING SOSIAL

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Berikan Komentar Anda Tentang Artikel Ini


Top